SEADANYA, TAPI MAHASISWA JAWARA

Ini bukan kali pertama, sudah terjadi beberapa kali. Selalu, mintanya baru saja, namun ingin segera dipenuhi. Tadi malam Pak Wakil Dekan nge-chat saya. "Saya barusan terima telepon dari Kemenpora yang intinya ada kesempatan bagi 1 mahasiswa yang paham dan mampu menjelaskan perihal lingkungan untuk mengikuti konferensi di Jepang, gratis, antara 19-26 September 2017. Ada kandidat?" tanya Pak Wadek. Saya hanya mbatin, sungguh beruntung mahasiswa yang nantinya terpilih. Piknik seminggu gratis ke Jepang. "Syaratnya apa Pak?" tanya saya demi kepantasan kandidat. "Mahasiswa aktif, berprestasi, lancar berbahasa Inggris dengan toefl lebih dari 500," jelasnya. "Jika memungkinkan mahasiswa tahun ke-3, sehingga bisa memperkaya porto folio mapres," buru-buru Pak Wadek menambahkan. Pikiran saya pun segera memfilter seoptimal mungkin: dari semua mahasiswa yang memperoleh LEM Awards 2016 lalu, mahasiswa PKM, bimbingan skripsi dan akademik. Namun tetap saja belum menemukannya. Syarat lancar berbahasa Inggris itu lho yang membuat saya meragukan mahasiswa. "Saya perlu CV mereka malam ini juga. Gak papa CV seadanya, yang penting ada, karena menjadi bukti rekam jejak kandidat," saya pun...
Read More

Profesor Termuda UGM, Prof. Agung Endro Nugroho Seusia Siapa?

Kemarin Kamis, 28 Feb 2013, Mas Agung secara resmi menggenapi jumlah profesor di Fakultas Farmasi UGM menjadi 50%. Dia memecahkan rekor sebagai anggota termuda Majelis Guru Besar UGM saat ini. Dari NIP PNS-nya, saya bisa mengetahui bahwa Mas Agung memulai karirnya sejak 1 Maret 1999 dan lahir pada tanggal 15 Januari 1976. Mirip-mirip dengan kita ya :) (lebih…)...
Read More

Manfaatkan Waktu Belajar di Luar Negeri

REPUBLIKA.CO.ID. Belajar di luar negeri menjadi impian banyak anak Indonesia. Dari sekian banyak, hanya sedikit yang beruntung. Apalagi yang bebas mengelana menuntut ilmu berbekal beasiswa. Apapun negara tujuannya, tak peduli jenjang yang ditempuh, semuanya menjadi kesempatan yang menguntungkan. Masa depan tampak lebih berkilau dan menjanjikan. Tahun ajaran baru ini kembali menyajikan senyum lebar dan perasaan bangga para pendatang baru. Takjub dan heran akan negeri lain yang serasa kontras dengan Indonesia. Ambil contoh saja: (lebih…)...
Read More

Persiapan presentasi: HOW?

Apabila mahasiswa akan melakukan presentasi ilmiah di kegiatan akademis, baik tingkat regional, nasional, maupun internasional, maka perlu diingat bahwa reputasi dosen pembimbing akan turut dipertaruhkan di hadapan khalayak. Untuk itu, every thing must be well-prepared, well-organized, well-understandable (terlebih lagi dimengerti dahulu oleh dirinya sendiri). Kerja kolabarasi antar rekan laboratorium untuk saling mengkritik dan jangan jemu berkonsultasi dengan professor sangatlah diperlukan. Barulah LAYAK TAMPIL! (FB Tuswadi Hirodai, 3 Oktober 2012)...
Read More

Countdown: Selamat Datang & Selamat Tinggal Luar Negeri!

Waktu datang dan pergi tanpa kompromi. Hanya ada 365 hari dan 12 bulan setahun, 7 hari seminggu dan 24 jam sehari. Itu saja. Tidak lebih dan tidak kurang. Bagi yang baru saja tiba di luar negeri, segeralah membuat prioritas sesuai tujuan hidup, bakat dan minat. Tentukanlah indikator-indikatornya, seperti: jumlah publikasi (lebih…)...
Read More

Ini dia kegiatan hari pertama kelas I SD Jepang

Hari pertama di SD Jepang akan menjadi saat yang menyenangkan, juga sekaligus mendebarkan (doki-doki). Bagaimana tidak? Anak kita akan memakai jas Jepang dengan gagahnya, yang sangat tidak biasa bagi siswa SD di Indonesia. Jangan kan siswa SD, para mahasiswa S1 pun belum tentu memiliki jas :D Kesenangan pun bertambah dengan tas Jepang, kotak pensil shinkanzen, dll. Namun bagi yang baru pertama kali berteman dengan anak Jepang, wah mungkin takut dan berdebar-debar. Bahasa Jepang, buku-buku Jepang dan wajah-wajah Jepang akan menghiasi ruang kelas SD Jepang di hari pertama ini. A. Ruang kelas Sebagaimana penjelasan sebelumnya, pukul 09.30-09.50 waktu Jepang merupakan saat di depan meja administrasi di depan kelas. (lebih…)...
Read More

Selamat bersenang-senang di kelas I SD Jepang!

"Omedetou! Selamat bersenang-senang Ulin di sekolah," tulis Mama Eiko, teman Jepang kami tahun lalu di wall FB. Hm ... selamat bersenang-senang? Yang benar aja, bukankah anak-anak akan belajar dan sekolah (di SD Jepang)? Pesan inilah menjadi salah satu hal yang membekas sejak 2010 lalu. Kini setelah hampir setahun berlalu, akhirnya kami merasakan dan melihat sendiri berbagai kegiatan bersenang-senang di SD Yuzuki Jepang. Sahabat sekolah Jepang, tidak terasa, besok Jumat/8 April 2011 (tanggal yang sama dengan tahun lalu) anak ketiga kami, Odhin, dan beberapa teman mainnya, seperti: (lebih…)...
Read More

Mereka TIDAK MENJARAH saat gempa Jepang terjadi

"Sepertinya, salah satunya karena pendidikan sejak usia dini di Jepang, Pak :)" Sikap Penduduk Jepang Bagaimana takjubnya dunia terhadap perilaku penduduk Jepang pasca musibah tsunami sudah banyak Anda baca. Dunia kagum dengan kedisiplinan dan kerukunan orang Jepang melewati masa-masa sulit. Tak ada rebutan makanan, walaupun perut kosong atau anak menangis. Tak ada saling serobot lalu lintas, meski sudah lebih dari lima jam jalan tidak bergerak. Tak ada amarah atau komplain yang diucapkan, kendati listrik terus-menerus padam dan (lebih…)...
Read More

A Trip Going to Dutch

More than five years ago I was starting to dream going to Dutch, a land of tulip. Because of study on forest botany, I need to go there in order to visit the biggest herbarium in the world. As an international herbarium, ‘Leiden’, it is commonly called, has many specimens of herbarium from all over the world, included Indonesian’s herbarium that they collected during occupying period. It will be very fascinating and enjoyful if I can stay minimum 1 month to study on this herbarium. Off course, also enjoy the beauty of tulip as a country flower and (lebih…)...
Read More