Cobaan di Jepang,Kepercayaan Jepang

MICC Memperkenalkan Islam di Jepang

23 Sep , 2012  

Citizen6, Jepang: Maraknya demo terhadap film Innocence of Muslims tidak menyurutkan semangat tiga muslimah Matsuyama Islamic Cultural Center (MICC) untuk menjadi pembicara dalam forum Indonesian Family Life and Islam. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Creative Alternative Society (CAS) tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 JST hingga 13.30 JST di Matsuyama International Center (MIC), Ehime-ken, Jepang, pada (19/9). 

Sakura Mbahman Jumiati Syahbudin MICC mengenalkan Islam di Jepang September 2012 Setelah sambutan dari panitia, acara dilanjutkan dengan presentasi tentang Indonesia dan Islam dalam bahasa Jepang oleh Jumiati. Dalam uraiannya, Jumiati menjelaskan mengenai More…

,

AGAMA DAN KEPERCAYAAN,Kepercayaan Jepang,VIDEO SEKOLAH JEPANG

Batu Nisan Ikan Paus (くじらのはか)

3 Jan , 2011  

kujira no haka*"Batu-Nisan-Ikan-Paus Jepang, sekolah Jepang, Ehime, Shikoku, study in japan, live in japan"

①    Jaman dahulu kala di sebuah desa nelayan miskin di tepi pantai Jepang terdapat sebuah batu nisan kecil berdiri tegak menjulang di kaki bukit, menghadap ke laut. Tanda More…

, , , , , , , ,

Kepercayaan Jepang,SOSIAL DAN BUDAYA

‘Nyambi’ Tukang Cerita Jepang: “Batu Nisan Ikan Paus”

22 Des , 2010  

Selain sebagai mahasiswa dan ayah, kali ini saya mencoba menjadi tukang cerita. Sebenarnya, ibunya anak-anak lebih jago untuk yang satu ini. Sambil menemani anak-anak menjelang tidur, dia bercerita tentang kisah nabi, asmaul husma (99 nama Alloh), maupun cerita rakyat yang menyimpan banyak pelajaran budi pekerti. Tanpa diduga, bulan November 2010 lalu, saya mendapatkan job More…

, , , ,

AGAMA DAN KEPERCAYAAN,Cobaan di Jepang,IKLIM/CUACA JEPANG,Kepercayaan Jepang,MINUMAN,SOSIAL DAN BUDAYA

Mensyukuri Indonesia kita (menetapi ibadah)

2 Feb , 2009  

sholat sujud dan beribadah sekolah di jepangSaya menyadari bahwa ini adalah Jepang, bukan Indonesia kita. Dua kali pertemuan dengan Sensei di Makasar dan Gorontalo semakin mempertegas keyakinan itu. Bahwa beda negara akan menimbulkan banyak perbedaan. Bahasa dan makanan sudah barang tentu. Saya pun menyaksikan kebiasaan minum bir itu saat di Sulawesi. Bagi orang Jepang minum bir adalah hal biasa, begitu pula minum sake dan wine. Tidak beda antara pria dan wanita Jepang, sama saja. Di rumah, di kantor, di restoran Jepang, sama saja. “Atus San, di sake inilah kunci enaknya makanan orang Jepang. Makan lalu minum sake,” kata Sensei saya ketika mentraktir pada malam More…

, , ,